KONSEPSI DASAR KEWIRAUSAHAAN
1. KEWIRAUSAHAAN, SEBAGAI SEBUAH NILAI
kewirawastaan sering dianggap sebagai wacana
tentang bagaimana menjadi kaya. Sedang kekayaan itu sendiri seakan-akan
merupakan simbol keberhasilan dari kewiraswastaan. Pada beberapa kesempatan,
lembaga-lembaga tersebut menampilkan figur tokoh-tokoh sukses yang katanya
berhasil menjadi kaya, dengan jalan berwiraswasta. Figur sukses itu antara lain
terdiri dari tokoh-tokoh pengusaha besar yang masyarakat mengenalnya sebagai
orang-orang terkemuka yang dekat dengan para pejabat pemerintahan
Kalau bicara sekadar menjadi kaya, tentu semua
orang maklum bahwa tidak semua orang kaya adalah pengusaha, sebaliknya tidak
semua pengusaha adalah orang kaya. Rata-rata pejabat di Indonesia sudah
termasuk orang kaya atau orang berada, apalagi kalau pejabat itu korup.
Karyawan-karyawan swasta, terutama para general manager dan direktur juga
banyak yang kaya. Bahkan, ada pengemis jalanan berpenghasilan lebih dari Rp.
300.000,- bersih per hari, dan jelas bahwa ia berpotensi untuk menjadi kaya. Dapatkah
mereka semua, termasuk para koruptor dan pengemis, menjadi figur panutan dalam
wacana kewirausahaan ? Rasanya tidak lah ya..?
kewiraswastaan lebih melihat bagaimana seseorang
bisa membentuk, mendirikan serta menjalankan usaha dari sesuatu yang tadinya
tidak berbentuk, tidak berjalan bahkan mungkin tidak ada sama sekali
2. KEWIRAUSAHAAN SOSIAL
wirausaha adalah suatu kegiatan yang dapat
memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa melalui transformasi,
kreatifitas, inovasi, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga
produk atau jasa tersebut lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pengguna
produk dan jasa (Prof. Raymond Kao, Nanyang Business School, Singapore 1999). Kewirausahaan
(entrepreneurship) berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi bangsa.
Kewirausaan sosial prinsipnya tidak berbeda dengan
kewirausahaan bisnis, bedanya kewirausahaan sosial digunakan untuk memenuhi
kebutuhan sosial. Pertama, adanya inovasi sosial yang mampu mengubah sistem
yang ada di masyarakat. Kedua, hadirnya individu bervisi, kreatif, berjiwa
pengusaha (entrepreneurial), dan beretika di belakang gagasan inovatif tersebut.
Jadi wirausaha sosial adalah individu yang bervisi, kreatif, berjiwa pengusaha,
dan beretika, yang mampu menciptakan inovasi sosial dan mampu mengubah sistem
yang ada di masyarakat. Inovasi sosial yang dimaksud Bill adalah yang mampu
menciptakan atau mengubah pola di masyarakat sehingga dapat mengakar
Sumber : Modul 1
Sumber : Modul 1
Menjadi
wirausahawan muda
Tips menjadi
wirausahawan
1.
Memiliki
mimpi
Bermimpilah mejadi pengusaha sukses , Punya uang banyak., Bisa berlibur
ke uarnegeri. Semua nya berawal dari mimpi.
2.
Obsesi dan
Hobi
Di mmulai dar hobi yang di minati sehingga usaha yang anda jalankan bisa
sepenih hati dan di laksanakan secara senang
tanpa beban.
3.
Lihat
Kenyataan
Setelah bermimpi saatnya melihat apa yang di miliki. Kemampuan apa yang
di miliki dan dapat di jadiakn
4.
Buat Rencana Bertahap
Mulai berencana secara bertahap
selangkah demi selangkah. Mulai dari apa yang kita miliki den rencanakan
untuk mengembangkannya.
5.
Susun
Berbagai Rencana
Ketika usaha mulai berjalan, jangan hanya memiliki satu rencana saja.
Buat juga rencana B, C, atau D. Misalnya, setelah membuka warung tapi sepi
pengunjung, mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B.
6.
Bua
Anggaran
Jika usaha sudah berjalan, buat anggaran pengeluaran dan pemasukan
dengan rapi. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau
istri untuk biaya sehari-hari, dengan hasil usaha..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar